Mapping Windows Sharing

pertama-tama anda mesti menginstall smbfs

shell > sudo apt-get install -y smbfs

lalu buatlah folder baru di direktori /media yang akan kita gunakan untuk meng-mount file sharing dari server windows ke komputer kita jadi akan memudahkan kita untuk mengakses file sharing tersebut. pada catatan ini saya akan menamakan folder tersebut nasshare

shell > sudo mkdir /media/nasshare

untuk meng-mount windows share pada jaringan yang menggunakan DHCP, akan lebih memudahkan kita meng-mount berdasarkan netbios bukan ip address, jadi kita tidak perlu memodifikasi setiap proses reboot karena ip address dari windows file server bisa berubah-rubah juga.

untuk mengatifkan netbios pada mesin linux anda, anda bisa mengedit file berikut ini

shell > sudo pico /etc/nsswitch.conf

cari baris yang seperti ini

hosts: files mdns4_minimal [NOTFOUND=return] dns mdns4

dan tambahkan “wins” bari baris tersebut sehingga menjadi seperti ini

hosts: files mdns4_minimal[NOTFOUND=return] wins dns mdns4

simpan dengan memencet tombol ‘ctrl + o’ lalu tekan enter

nah sekarang kita mesti menginstall winbind

reboot atau restart system anda

note :
sebelum melanjutkan anda perlu mengetahui nama netbios dari komputer yang ingin anda akses, jika anda tidak mengerti caranya, anda bisa melihat kemari

ada dua cara meng-mount menggunakan cifs; kamu bisa meng-mountya secara manual ketika akan menggunakan, atau meng-mount secara permanen. jika kamu ingin meng-mount share folder untuk beberapa waktu, mungkin yang terbaik melakukannya dengan manual mount, jika kamu ingin meng-mountnya setiap waktu maka pilihlah mount permanen

Manual Mount

jika kamu ingin meng-mount samba share untuk waktu sesaat, mungkin tidak diperlukan untuk memodifikasi file fstab seperti pada kasus mount permanent. hanya memodifikasi beberapa baris berikut ini yang ini akan menjadi miror dari file share kamu ke folder local.

Untuk server samba yang di password

shell> sudo mount -t cifs //netbiosname/sharename /media/sharename -o username=winusername, password=winpassword,iocharset=utf8,file_mode=0777,dir_mode=0777

jika share samba tidak membutuhkan password

shell > sudo mount -t cifs //netbiosname/sharename /media/sharename -o guest,rw,iocharset=utf8,file_mode=0777,dir_mode=0777

jika user guest tidak diijinkan untuk menulis, tinggal buang file dan dir seperti berikut ini

shell > sudo mount -t cifs //netbiosname/sharename /media/sharename -0 guest,iocharset=utf8

Permanen Mount

jika kamu menghubungi folder share samba setiap harinya, kamu bisa meng-mount folder tersebut secara permanen, jadi kamu tidak perlu membuat perintah mount ke folder share di samba server setiap harinya dan mem-boot komputermu. untuk melakukan ini kamu mesti memodifikasi file fstab. file ini sangatlah penting (ubuntu tidak akan berjalan jika ada kesalahan pada file tersebut), jadi lebih baik untuk membuat backup file ini sebelum kamu mengubahnya.

shell > sudo cp /etc/fstab /etc/fstab_old

jika kamu perlu mengrestore file backup mu, lakukan perintah berikut

shell > sudo cp /etc/fstab_old /etc/fstab

jika samba server membutuhkan password untuk mengakses share file, kamu mesti membuat file krendensial sehingga tidak terlihat langsung. jika tidak mempunya password, anda boleh melewati langkah berikut dan melanjutkan di sesi yang ada bari kata “kita sekarang akan mengedit fstab”

untuk membuat file rahasia/crendensial

shell > sudo pico /root/.smbcredentials

peringatan : jangan menggunakan GUI text editor untuk membuat file ini

tambahkan baris berikut ini

username=winusername
password=winpassword

simpan dengan cara menekan tombol ‘ctrl + o’ lalu tekan enter lalu tekan ‘ctrl + x’ untuk keluar

lalu tukar hak akses permisi dari file tersebut sehingga hanya root yang bisa mengubahnya

shell > sudo chmod 700 /root/.smbcredentials

sekarang kita akan mengedit fstab

shell > sudo pico /etc/fstab

dan pada akhir file, masukan tiga baris berikut ini sesuai yang anda butuhkan.

//netbiosname/sharename /media/sharename cifs credentials=/root/.smbcredentials,iocharset=utf8,file_mode=0777,dir_mode=0777 0 0

untuk yang tanpa password

//netbiosname/sharename /media/sharename cifs guest,rw,iocharset=utf8,file_mode=0777,dir_mode=0777 0 0

untuk memberikan hak akse read only pada user guest

//netbiosname/sharename /media/sharename cifs guest,rw,iocharset=utf8,file_mode=0777,dir_mode=0777 0 0

lalu save file tersebut

akhirnya, test settingan kamu untuk memastikan mereka bekerja

shell > sudo mount -a
jika kamu mendapatkan folder share pada desktop kamu , maka kamu telah mengkonfigurasinya dengan benar.

  1. May 22nd, 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: