APT

Sistem manajemen paket dalam sebuat Operasi System sangatlah penting karena dengan ada system manajemen paket tesebut kita dengan mudah menambah, menghapus dan men-update paket-paket yang ada pada system kita tersebut.

Bagi pengguna GNU/Linux apalagi yang menggunakan Distro Redhat atau variantnya anda pasti sering menjumpai dengan RPM(Redhat package Management) yang sekarang telah bukan milih RedHat lagi dan berganti nama dengan Rpm Package Management, dan banyak lagi paket manajemen di GNU/Linux lainnya.

kita akan membahas salah satu paket manajement pada Debian, mungkin pada Debian anda sering menjumpai DPKG yaitu debian package, dan sekarang ini debian mengeluarkan paket manajemen lanjutan yang bernama APT(Advance Package Tool).

tool inilah yang akan kita bahas pada tulisan kita berikut ini. APT ini adalah tool pengaturan paket yang sangat berguna, karena tool ini memberikan kita kemudahan untuk mengatur paket pada sistem kita. Contohnya jika kita ingin menginstall iptables di debian dengan menggunakan dpkg maka kita akan menjalakan perintah seperti berikut ini.

dpkg –i iptables-1-3.7.deb

Tetapi klo kita menggunakan APT kita cukup mengetikan perintah

#apt-get install iptables

Secara otomatis apt akan mencari iptables yang terbaru yang terdapat pada databasenya yang terletak pada directori /var/cache/apt/archives/ begitu juga klo kita ingin mengupdate paket pada mesin kita.

Sekarang kita akan membahas gimana cara mengunakan apt pada mesin debian kita, pertama-tama yang perlu kita lakukan adalah membuat sources.list, yang mana list dimana apt dapat mendownload atau tempat kita menyimpan file-file paket(jika file src debian terdapat pada cd atau media penyimpanan lainnya seperti hardisk) dan pada akhirnya di simpan menjadi arsip yang akan berguna ketika kita menginstall paket tersebut di kemudian hari.

Sekarang kita menyusun sources.list untuk apt dengan menggunakan vim atau editor yang ada pada mesin anda, dan ketikan link-link dari miror yang menyimpan source dari debian.

Source.list secara normal formatnya berbentuk :

deb http://host/debian distribusi section1 section2 section3
deb-src http://host/debian distribusi section1 section2 section3

baiklah kita langsung memulai mengisikan sources.list kita dengan ketikan perintah berikut ini,

# vim /etc/apt/sources.list

Setelah file tersebut terbuka maka isilah file tersebut seperti perintah di bawah ini.

an GNU/Linux 4.0 r0 _Etch_ – Official i386 NETINST Binary-1 20070#

# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 4.0 r0 _Etch_ – Official i386 NETINST Binary-1 20070407-11:29]/ etch contrib main

deb cdrom:[Debian GNU/Linux 4.0 r0 _Etch_ – Official i386 NETINST Binary-1 20070407-11:29]/ etch contrib main

deb ftp://ftp.us.debian.org/debian etch main contrib

deb-src ftp://ftp.us.debian.org/debian etch main contrib

deb http://security.debian.org/ etch/updates main contrib

deb-src http://security.debian.org/ etch/updates main contrib.

baik saya akan menjelaskan isi dari baris-baris dari source list tersebut.

Baris yang mana berisi tanda

1 . # itu berarti baris komentar, jadi tidak akan di eksekusi ketika anda meng-eksekusinya,

2. baris deb cdrom: [Debian GNU/Linux4.0 r0 –Etch_ -Officiali386 NETINST Binary-1 20070407-11:29/ etch contrib. main, baris ini menjelaskan untuk apt mendapatkan file-file binary debian pada cdrom.

3. deb ftp://ftp.us.debian.org/debian dan deb-src ftp://ftp.us.debian.org/debian, ini adalah acuan buat apt kita untuk mendapatkan file-file deb dan src, sedangkan alamat ftp tersebut bisa kita gantikan yang merupakan link yang terbaik buat anda, anda bisa melihatnya pada http://www.debian.org/mirror/mirrors_full jadi anda tinggal memasang yang mana mirror yang anda butuhkan.

4. deb http://security.debian.org etch/updates main contrib. dan deb-src http://security.debian.org/ etch/updates main contrib, ini berguna untuk apt mendownload fitur-fitur security terbaru buat debian anda.

Catatan : etch itu adalah seri debian yang saya gunakan sekarang, jika anda menggunakan versi stable anda bisa menggantikan etch dengan stable dan jika anda menggunakan versi lain, anda bisa mengantikan etch tersebut dengan nama versi debian anda.

Setelah sources.list kita selesai sekarang kita menjalankan perintah,

#apt-get update

Perintah ini bermakna yang mana apt akan mendownload paket-paket terbaru dari link yang kita pasang pada sources.list dan akan di simpan pada arsip apt yaitu pada directory /var/cache/apt/archives/

 

anda juga bisa menambah repository ke dalam file sources.list anda, kita misalkan anda ingin menambahkan http://archive.canonical.com ke file source list anda yaitu dengan mengetikan perintah berikut ini


# sudo add-apt-repository "http://archive.canonical.com/ precise partner"

precise adalah seri dari ubuntu yaitu ubuntu 12.04, partner sama dengan main pada contoh sources.list yang sebelumnya

lalu anda bisa menjalankan update dengan menggunakan apt seperti yang sudah kita contohkan di atas.

Sekarang kita akan mencoba untuk menjalankan apt untuk menginstall nautilus, maka kita hanya perlu menjalankan perintah

# apt-get install nautilus
     Reading Package Lists... Done
     Building Dependency Tree... Done
     The following extra packages will be installed:
       bonobo libmedusa0 libnautilus0
     The following NEW packages will be installed:
       bonobo libmedusa0 libnautilus0 nautilus
     0 packages upgraded, 4 newly installed, 0 to remove and 1  not upgraded.
     Need to get 8329kB of archives. After unpacking 17.2MB will be used.
     Do you want to continue? [Y/n]

Karena nautilus mempunyai dipedensi dengan bonobo, libmedusa0, libnautilus0, maka paket-paket tersebut juga ikut di install.

Berikut ini adalah opsi-opsi yang membuat apt lebih berguna :

-h ini adalah opsi untuk meminta bantuan, jika anda masih bingung bagaimana caranya menggunakan apt ya silahkan pakai opsi ini

-d gunakan opsi ini jika anda hanya ingin mendownload sebuah paket tapi tidak ingin menginstallnya

-y opsi ini berguna untuk anda yang malas menekan tombol yes, dengan menggunakan tombol ini maka anda tidak bakalan di Tanyakan apa2

-u adalah opsi untuk menampilkan list dari upgrade-upgrade paket.

Oya, APT juga bisa menginstall beberapa paket dalam satu waktu, bingung juga menjelaskannya, tapi mungkin contoh berikut akan membantu anda. Jalankan perintah.

#apt-get install sudo nautilus apache

Pada contoh di atas kita bisa melihat klo kita menginstall paket sudo, nautilus dan apache hanya dengan satu baris perintah saja.

Jika ada paket kita yang rusak kita bisa saja menginstall paket itu kembali dengan mengetik perintah berikut ini.

#apt-get –reinstall install nama-paket

Sekarang kita akan membahas gimana caranya membuang paket yang tidak kita perlukan pada mesin debian kita. Jika kita tidak perlu dengan gnome-panel , kita bisa membuang paket tersebut dengan mengetikan

apt-get remove gnome-panel

Reading Package Lists... Done
     Building Dependency Tree... Done
     The following packages will be REMOVED:
       gnome-applets* gnome-panel* gnome-panel-data* gnome-session*
     0 packages upgraded, 0 newly installed, 4 to remove and 1  not upgraded.
     Need to get 0B of archives. After unpacking 14.6MB will be freed.
     Do you want to continue? [Y/n]

Pada contoh di atas anda bisa melihat klo apt akan sangat hati-hati ketika ingin menghapus paket yang mempunya dependency dengan paket lain.

tapi yang perlud di ingat, dengan menjalankan perintah seperti di atas akan membuang paket tetapi tidak akan membuang file konfigurasi dari paket tersebut, jika anda ingin juga membuangnya anda bisa mengetikan perintah berikut ini

# apt-get --purge remove gnome-panel
     Reading Package Lists... Done
     Building Dependency Tree... Done
     The following packages will be REMOVED:
       gnome-applets* gnome-panel* gnome-panel-data* gnome-session*
     0 packages upgraded, 0 newly installed, 4 to remove and 1  not upgraded.
     Need to get 0B of archives. After unpacking 14.6MB will be freed.
     Do you want to continue? [Y/n]

Seperti yang anda lihat, hasil dari program yang anda jalankan itu, ada paket-paket dengan tanda ‘ * ‘ di atasnya, itu bermaksud file configurasi terhadap paket tersebut juga akan di buang.

Anda juga bisa membuang satu paket-paket dan di satu sisinya menginstall paket-paket lainya dengan hanya menggunakan satu baris perintah apt, contohnya seperti di bawah ini:

# apt-get --purge remove gnome-panel nautilus+
     Reading Package Lists... Done
     Building Dependency Tree... Done
     The following extra packages will be installed:
       bonobo libmedusa0 libnautilus0 nautilus
     The following packages will be REMOVED:
       gnome-applets* gnome-panel* gnome-panel-data* gnome-session*
     The following NEW packages will be installed:
       bonobo libmedusa0 libnautilus0 nautilus
     0 packages upgraded, 4 newly installed, 4 to remove and 1  not upgraded.
     Need to get 8329kB of archives. After unpacking 2594kB will be used.
     Do you want to continue? [Y/n]

Pada contoh di atas kita membuang gnome-panel dan kita juga menginstall nautilus, jadi tanda ‘+’ berarti untuk menginstall paket. Begitu juga sebaliknya kita bisa juga menginstall paket-paket sambil menghapus paket-paket tertentu, dengan cara menambahkan tanda ‘-‘ pada akhir paket yang ingin kita hapus.

Hanya segini yang saya tahu tentang apt jika anda ingin lebih mengetahui tentang apt anda bisa membacanya pada APT-HOWTO.

tapi klo ada waktu saya akan coba menyambung tulisan tentang apt ini.

Warning :

Jika pada ada kesalahan pada tulisan saya dan itu membuat computer crash jangan salahkan saya dan tulisan ini, salahkan anda sendiri yang mempercayai tulisan saya ini atau cari kambing hitam lainya

  1. June 25th, 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: